Memaksa Sekolah, #CerpenHam Part 2




Memaksa Sekolah


Gambar Waktu TK & Sedang Memakai Kaos TK  



    Kata ibu saya, saya pernah bersekolah walaupun umurnya belum pantas. Entah apa yang dipikiran saya waktu itu sehingga membuat saya ingin mempercepat Sarjana saya. Itupun hanya berlangsung 2 minggu saja, karena mau saya adalah bersekolah dengan didampingin ibu saya. Sementara ibu saya juga bekerja untuk mencukupi kebutuhan saya juga. Sungguh sifat egois anak kecil.... Mungkin jika ibu saya itu mau menemani saya sekolah. Saya akan menjadi polisi diumur 9 tahun... mungkin ya... POLISI KECIL.


    Setelah agak cukup pantas, saya langsung masuk ke TK tidak Paud dulu. Gengsi lah.... ya seperti biasa anak TeKa kebanyakan membercandakan. Kala itu saya mulai pelan-pelan sekolah tanpa didampingi orang tua. Di TK pun juga sangat menyenangkan dapat membeli permen tipis yang plastiknya seperti tisu galon, gigi drakula serendah itu drakula hingga giginya diemut anak TK yang kalau bicara ilernya netes kaya keran masjid hehehe.... dan sebat permen rokok maksudnya. Bagaimana anak SMA/SMP/SD/TK/Paud tidak merokok? sementara jajanan kecilnya adalah permen rokok yang rasanya enak kaya Sampoerna Mild 25.000 .

    Di sekolah saya diajari membuat gambar abstrak, sebenarnya itu bukan diajari tapi kreatifitas saya sendiri. Diajari sikat gigi pake gelas, sempat terjadi kecemburuan sosial antar anak TK. Hal ini disebabkan karena gelasnya gelas kopi, gelasnya gambar hello kity, gambar batmen miks tingker bel, ada juga yang gelasnya polosan kaya mukanya. Saya juga diajari membuat jerapah dari huruf h... Keren yak? Tapi Bukannya jerapah ciptaan Tuhan. Wow....

    Oh iya... di TK itu ada sebuah ruangan yang dikonsep seperti labirin yang isinya full mainan. Jadi mainan itu ditata di lemari yang tidak ada pintunya itu seperti labirin. Ada kejadian dimana kalian akan melihat ke bar-baran anak TK. Ruangan itu pintunya ditutup, kan gelap nih. Lalu saya dan teman-teman lari-lari an sambil teriak aaaaaaa...aaaaaa...aaaa... Sementara teman yang lain membunyikan semua mainan. Sehingga membuat suasana makin ricuh. Ininih dugemnya anak TK... Ngapain sih? apa susahnya lu tinggal buka dan gak usah teriak-teriak gitu. Ya namanya anak kecil otaknya masih dibuahi.

   TK saya itu terletak di desa Wonolopo sementara rumah nenek saya itu di dusun Botohan yang kira-kira jaraknya sekitar kamu dan aku pokonya jauh bettttt. Saya kadang berangkat diantar orang tua saya pakai motor, kadang dianter mas edi, kadang dianter kakak ibu saya pakai sepeda ontel dan kadang orang tua saya bayar orang tua temen saya yang satu TK untuk antar jemput saya. 

TK saya itu sampingnya adalah Balai Desa Wonolopo. Jadi gabung antara balai desa dengan TK saya. Jika ada kegiatan apapun itu pasti dari TK saya kedengeran dan sebaliknya. Misal, misal yaaa... Apabila ada rapat di balai desa maka anak TK pasti mendengarkan. Saat itu anak TK lagi belajar di kelas, tiba-tiba teman saya Ilham angkat tangan. Kemudian ia bicara dengan nada keras seperti teriak .

" Bapak-bapak dan ibu-ibu yang terhormat lebih baiknya agar sektor pariwisata di desa Wonolopo ini dapat dimunculkan kembali karena ini akan memberikan dampak yang signifikan bagi pemerintah desa maupun saya dan teman-teman saya. Saya dan teman-teman saya akan meminta bu guru untuk mengajak ke tempat wisata tersebut setiap hari sehingga kita dapat saling mutulisme. Pemerintah desa bisa mendapatkan pemasukan sementara kami dapat bersenang-senang. Mungkin itu saja, saran saya yang mewakili teman-teman saya. Apabila saya lancang atau salah dalam perbuatan dan kesalahan mohon dimaafkan. Karena saya juga masih anak kecil yang masih membutuhkan waktu bermain banyak. " tutur Ilham.

Sontak teman-teman satu kelas tepuk tangan dan terdengar di balai desa semua orang juga bertepuk tangan prok...prok...prok...

Ini membuktikan bahwa kami, anak-anak TK Wonolopo ini terus mengawal jalannya pemerintahan di desa. Wow....


Loc : TK Pertiwi, Desa Wonolopo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.





Kelak saya ingin ini tidak hanya menjadi sebuah tulisan saja, namun sebuah karya yang dapat menginspirasi banyak orang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumpulan Puisi #54 Segitiga dan Wijen

Lirik Lagu Pesona Karanganyar

Kumpulan Puisi #3 Muludan