Kumpulan Puisi #48 Tebar Penjara
Kumpulan Puisi #48
Dibuat di kala sempit, untuk membuat program mandiri Satu Hari Satu Puisi. Sekaligus untuk mengisi ruang pikiran dan kebebasan di Twitter. Bisa kalian buka di @NoorQodry.
Tebar Penjara
Karya Abraham Q N S
Dipesan, dipenjara gusar.
Pantik bara kebodohan dikata-kata
tanpa ragu berdansa diatas canda
mencandu jiwa saudara
bergelimpang gelap berkesudahan
terikat pesan tadi siang.
"Itu bagus kok" terpuji petang
sunyi memancing keributan.
"Sappp."
23 Desember 2020 //19.15 WIB
Kelak saya ingin ini tidak hanya menjadi sebuah tulisan saja, namun sebuah karya yang dapat menginspirasi banyak orang.
Komentar
Posting Komentar