NGOMONG DI MEDIA BERUJUNG BERANGKAT KE JAKARTA

Tidak tahu mengapa harus nulis judul ini, tapi ini kejadian lucu banget. Baru-baru ini Bupati Karanganyar atau akrab dipanggil Juliyatmono menamatkan kuliahnya di UMS pada Desember 2022. Beliau menempuh pendidikan S-2 Magister Hukum sejak tahun 2005. Jika dihitung-hitung beliau 17 tahun waktu yang ia butuhkan untuk menuntaskan kuliah S-2 nya. Perlu dicatat ini sebelum beliau menjadi Bupati Karanganyar. Selain sekarang menjadi Bupati Karanganyar, beliau juga aktif di Partai Golkar.

Setelah moment kelulusannya menempuh pendidikan S-2 Magister Hukum. Tentunya banyak media yang meliput, hal ini juga dampak dari jabatan beliau sebagai Bupati Karanganyar. Dilansir dari Solopos.com beliau menceritakan perjalanan kuliahnya hingga alasannya 17 tahun berkuliah. “Saya mulai kuliah S-2 Magister Hukum ini sudah lama banget. Kalau tidak salah saya masuknya 2005, saya lupa. Terus mata kuliah sudah selesai semuanya. Tapi ada satu mata kuliah yang diampu Pak Mahfud Md [bernilai jelek],” ujarnya.

“Saat itu gagasan saya saat berdebat dengan beliau berpengaruh kepada nilai, setelah itu saya jadi males. Itu mata kuliah Politik Hukum. Beliau saat itu sedang hangat-hangatnya di Partai Kebangkitan Bangsa [PKB] dan menjadi dosen saya. Debat diskusi terus. Kalau tidak lulus karena subjektif saya males,” imbuh Yuli.

Selang beberapa hari pada Kamis, 29 Desember 2022 setelah Juliyatmono mengeluarkan pernyataan tersebut. Beliau dipanggil ke Jakarta menemui Menkopolhukam Mahfud MD. Mahfud MD menganggap penyataan Juliyatmono menciderai integritas akademik kampus dan ia sebagai dosen. Beliau juga menduga , hal ini lantaran dirinya berasal dari Golkar sedangkan Mahfud MD dari PKB. Menurut Mahfud MD, saat itu ia tidak pernah mempersulit perkuliahan Juliyatmono. Bahkan ia memberikan nilai B untuk Politisi Golkar tersebut. Saat bertemu Mahfud MD, Bupati Karangannyar itu langsung meminta maaf.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumpulan Puisi #54 Segitiga dan Wijen

Lirik Lagu Pesona Karanganyar

Kumpulan Puisi #3 Muludan